Rabu, 21 Mei 2014

Batas Waktu

Aku berontak dari gelapnya malam. Bukan maksud mencari pembelaan, hanya saja aku ingin melihat penerangan. Berlari untuk bergegas mencari. 
Aku mungkin saling menyangka datangnya sinar cahaya. Semeringah rona wajah, tanpa tahu kebenaran datangnya sinar itu. Semakin kencang langkah kaki mengijak bumi. Menyusuri lorong dari kegelapan yang menyelimuti.
Aku bosan. Aku jenuh.
Tak banyak hal yang bisa aku lakukan selain berhenti untuk menghela nafas. Berlari, mencari sebuah harapan atas secercah cahaya yg terlihat dari jauhnya kegelapan.
Sampai akhirnya aku bertemu, ternyata itu bukan cahaya. Melainkan, kamu.
Kamu, yang tiap hari mencabut rasa jenuhku. 
Kamu, yang tiap hari menghilangkan rasa bosanku.
Kamu, yang tiap hari memberikan sececrcah sinar dari gelapnya malam.
Ternyata aku tak perlu jauh berlari. Aku hanya perlu menunggu selagi berusaha berjalan pelan menghampirimu, dibatas waktu.

Karya, Anisa Novita Sari | Jatiwarna, 21 Mei 2014

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar